Showing posts with label Maret. Show all posts
Showing posts with label Maret. Show all posts

01 March 2011

PERTAMAX NAIK LAGIII....!!!

PT Pertamina kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Plus per 1 Maret 2011. Langkah ini untuk menyesuaikan dengan harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

Dalam keterangan resmi Pertamina, Selasa 1 Maret 2011, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya harga Pertamax naik Rp150 menjadi Rp8.100 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Plus naik Rp100 menjadi Rp8.550 per liter.

Wilayah yang mengalami kenaikan harga Pertamax tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (NTT). Harga Pertamax di NTT naik Rp2.150 menjadi Rp9.550 per liter.

Harga Pertamax tertinggi terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yaitu Rp10.450 per liter, sedangkan termurah di Jakarta.

Berikut rincian harga baru Pertamax efektif 1 Maret 2011 pukul 00.00:
Jenis bahan bakar/ Lokasi Harga Baru Harga Lama
Pertamax Plus
Batam  8.100 8.000
Unit Pemasaran (UPms) I / Medan 8.850 8.750
Riau 9.100 9.000
Jakarta dan sekitarnya 8.550 8.450
Semarang dan Yogyakarta 8.700 8.500
Surabaya dan Denpasar 8.700 8.500
Kalimantan
Pontianak 8.700 8.600
Bengkayang 8.750 8.650
Landak 8.800 8.700
Melawai 9.050 8.950
Sambas 8.800 8.700
Sanggau 8.850 8.750
Sekadau 8.900 8.800
Sintang 8.950 8.850
Singkawang 8.800 8.700

Pertamax  / Bio Pertamax
Unit Pemasaran I (Medan)  8.600 8.500
Sumatera Barat 8.900 8.650
UPms II  8.350 8.100
Bangka 8.650 8.400
UPms III (Jakarta dan sekitarnya) 8.100 7.950
UPms IV (Jawa Tengah dan Yogyakarta) 8.250 8.100
UPms V  8.350 8.250
Bali  8.550 8.450
NTB 8.600 8.450
NTT 9.550 7.400
UPms VI 
Balikpapan 8.300 8.150
Samarinda 8.350 8.200
Bontang 8.500 8.350
Kab. Kutai Timur 8.500 8.350
Kab. Kutai Kerta Negara 8.350 8.200
Kab. Pasir 8.500 8.350
Kab. Kutai Barat 9.050 8.900
Kab. Berau 10.450 10.300
Banjarmasin 8.300 8.150
Banjar Baru 8.300 8.150
Kab. Banjar 8.300 8.150
Kab. Barito Kuala 8.300 8.150
Kab. Tanah Laut 8.300 8.150
Kab. Tapin 8.300 8.150
Kab. Balangan 8.450 8.300
Kab. Hulu Sungai Utara 8.450 8.300
Kab. Hulu Sungai Tengah 8.450 8.300
Kab. Tabalong 8.450 8.300
Palangka Raya 8.450 8.300
Kab. Barito Utara 8.650 8.500
Kab. Barito Timur 8.500 8.350
- UPms VII 
Palu 9.700 9.500
Kotamobagu 8.650 8.550
Gorontalo 9.000 8.800
Kendari 9.900 9.700
Tomohon 8.700 8.500
Bitung 8.650 8.450
Manado 8.650 8.450
Minahasa Selatan 8.700 8.500

Pertamina Dex
Jakarta dan sekitarnya 9.100 8.750
Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar 9.100 8.750

sumber : vivanews.com

FIFA Bersidang Bahas Kemelut PSSI

Kemelut PSSI akan dibahas pada Sidang Komite Asosiasi FIFA di Zurich, Swiss, Selasa, 1 Maret 2011 pukul 16.00 waktu setempat. Sidang yang akan dipimpin oleh Geoff Thompson (Inggris) ini membahas berbagai masalah yang dialami anggota FIFA di seluruh dunia. Meski hanya sehari, sidang ini cukup vital karena hasilnya bisa dibawa ke sidang yang lebih tinggi yakni sidang Komite Eksekutif FIFA pada 2-3 Maret 2011.

Dipimpin langsung oleh Presiden FIFA Joseph S. Blatter, sidang Komite Eksekutif berwenang menjatuhkan sanksi kepada para anggota yang dianggap telah melanggar Statuta FIFA.

Kemelut PSSI masuk agenda FIFA, setelah Komite Banding menganulir seluruh kandidat yang ditetapkan Komite Pemilihan dan pengurus PSSI lalu meminta petunjuk dari FIFA.

PSSI sendiri telah memutuskan untuk menunda Kongres yang semula akan digelar di Bali akhir Maret mendatang. Rapat Komite Eksekutif PSSI memutuskan menyerahkan permasalahan ini kepada FIFA.

Kepada wartawan, Senin kemarin, 28 Februari 2011, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengaku akan menunggu petunjuk dari FIFA. PSSI juga meminta agar federasi sepapkbola dunia itu tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Lewat suratnya pada 24 Februari lalu, FIFA telah menyampaikan keprihatinannya atas kemelut PSSI ini. FIFA juga meminta agar semua pihak menahan diri demi terciptanya suasana yang kondusif untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan ini.


sumber : vivanews.com