Showing posts with label Info Asik Menarik. Show all posts
Showing posts with label Info Asik Menarik. Show all posts

01 April 2011

PERNAH DI TILANG .. ??

sebagai orang yang berhubungan langsung dengan
Polantas juga sepatutnya mengetahui hak dan kewajibannya agar tidak diinjak-injak.


Terkena Tilang
Pada saat terjadi pelanggaran dan diberhentikan oleh polisi, biasanya pengemudi menjadi panik. Yang terpikir adalah menyelesaikan masalah secepat mungkin. Dan uang, berdasarkan pengalaman, adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya. Polisi tentunya juga menyadari hal tersebut. Dalam berbagai kasus, polisi berusaha dengan sengaja mengupayakan 'jalan damai'. Pengemudi yang melanggar didorong untuk membayar langsung di tempat tanpa surat tilang. Polisi mengulur waktu dalam mengisi surat tilang, menanyakan hal-hal yang telah tercantum pada STNK/SIM untuk memberi kesempatan para pengemudi mempertimbangkan bayar denda di tempat tanpa surat tilang. Bahkan ada polisi yang sengaja mencari-cari pelanggaran supaya pengemudi membayar denda dan menceritakan betapa sulitnya mengurus denda di pengadilan.

Jika anda menghadapi Polantas jangan panik. Tepikan kendaraan Anda dan siapkan STNK serta SIM. Bila perlu photo copy-lah STNK dan SIM Anda, sehingga jika lupa membawa atau hilang dapat menunjukan photo copy-nya. Ini akan mempengaruhi besarnya denda. Tidak mempunyai SIM/STNK didenda lebih besar dibandingkan tidak membawa SIM/STNK (Psl 57 & 59 UU No 14/1992). Dengan mempunyai photo copy, menunjukan bahwa Anda mempunyainya tapi tidak sedang membawa.

Cobalah mengenali nama dan pangkat Polisi yang tercantum dalam pakaian seragam. Mereka mempunyai kewajiban menunjukkan tanda pengenal sebagai keabsahan wewenang dan tanggung jawab dalam mengemban fungsinya (Psl. 25 UU 28/1997). Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak di luar prosedur. Jangan hentikan mobil anda, bila ada orang berpakaian preman mengaku sebagai Polantas.

Tanyakanlah apa kesalahan anda, pasal berapa yang dilanggar dan berapa dendanya. Sebagai pembimbing masyarakat, Polisi harus menjelaskan kesalahan pengemudi agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali. Alasan pelanggaran dan besarnya denda juga harus didasarkan hukum yang berlaku. (Psl. 19 UU 28/1997). Bila perlu anda dapat meminta untuk melihat tabel pelanggaran yang dibawa setiap Polantas dalam menjalankan tugasnya. Tabel tersebut berisi nomor pasal, isi pasal dan denda yang dikenakan sesuai jenis kendaraan. Jangan ragu-ragu untuk bertanya bila ada hal yang kurang jelas, tugas polisi tidak saja menegakan hukum tetapi melayani anda sebagai anggota masyarakat.

Dalam penilangan, sikap dan ucapan polisi harus dapat menggambarkan bahwa ia adalah anggota ABRI yang mengindahkan norma agama, kesopanan, kesusilaan, serta menjujung tinggi hak asasi manusia dan kode etik profesi Kepolisian Negara RI (Psl 19 & 23 UU No. 28/1997). Pelanggaran biasanya terjadi karena pengemudi tidak mengenal daerah tersebut atau ada peraturan baru yang belum pengemudi ketahui. Penjelasan Polantas merupakan bimbingan kepada masyarakat.

Pengemudi sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, apakah benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok kiri. Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada, bukan rekayasa polisi semata.

Tugas polisi yang utama adalah pencegahan (Psl. 19 (2) UU No. 28/1997). Sehingga tidak dibenarkan polisi membiarkan pengemudi melakukan percobaan pelanggaran. Bila polisi mengetahui secara jelas ada pengemudi yang berupaya melanggar, polisi mempunyai kewajiban untuk memberitahukannya agar tidak melakukan pelanggaran. Percobaan pelanggaran tidak dapat didenda (Psl. 54 KUHP). Dalam suatu kasus, ada polisi membiarkan pelanggaran itu terjadi, baru bertindak agar pengemudi dapat didenda. Bila ini terjadi, anda dapat berdalih mengapa setelah mengetahui akan adanya pelanggaran polisi tidak mencegah. Di sini polisi dapat dipersalahkan tidak melakukan tugas utamanya dan tidak mempunyai itikad baik terhadap pengemudi.

Dalam penilangan, polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK kecuali kendaraan bermotor diduga hasil tindak pidana, pelanggaran mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukan SIM (Psl. 52 UU No. 14 1992). Jadi utamakanlah SIM sebagai surat yang ditahan oleh Polantas.

Menerima tuduhan
Setiap pengemudi mempunyai dua alternatif terhadap tuduhan pelanggaran yang diajukan Polantas, yaitu menerima atau menolak tuduhan tersebut. Apabila anda menerima tuduhan, maka anda harus bersedia membayar denda ke Bank paling lambat lima hari sejak dilakukan penilangan. Tempat pembayaran ke Bank disesuaikan dengan tempat kejadian pelanggaran lalulintas. Anda akan diberikan surat tilang berwarna Biru yang berisikan data diri anda, data kendaraan, data Polantas, besarnya denda dan pasal yang dilanggar. Pastikan anda mengetahui kapan dan di mana harus membayar denda tersebut. Tanyakan pula kepada petugas di mana dan kapan dapat mengambil surat atau kendaraan yang ditahan. Surat atau kendaraan yang ditahan dapat diambil bila Anda telah dapat menunjukan bukti pembayaran dari Bank. Tanda tanganilah surat tilang itu. Di balik surat tilang tersebut terdapat bukti penyerahan Surat/Kendaraan yang dititipkan, jadi jagalah surat tilang dalam keadaan baik.


Menolak tuduhan
Bila anda keberatan dengan pelanggaran dan denda yang diajukan Polantas, katakan keberatan anda dengan sopan. Anda akan diberikan surat tilang berwarna merah. Jangan sekali-sekali menandatangani surat tilang yang isinya anda tidak setujui. Bacalah surat tilang tersebut dengan teliti. Pastikan dalam surat tilang tercantum nama dan pangkat Polantas yang
tertulis dengan jelas. Polantas akan membuat dan mengirim surat tilang warna hijau untuk Pengadilan, warna putih untuk Kejaksaan dan warna kuning untuk POLRI. Surat tilang yang berada di tangan anda juga merupakan surat panggilan sidang. Tanyakanlah kepada Polantas tersebut jadwal persidangan dan tempat sidang. Tempat sidang merupakan Pengadilan Negeri di wilayah terjadinya pelanggaran. Ingatlah kronologis kejadian sebagai argumentasi di ruang sidang nanti. Penentuan hari sidang dapat memerlukan waktu 5-12 hari dan barang sitaan baru dapat dikembalikan pada pelanggar setelah ada keputusan Hakim serta menyelesaikan perkaranya. Pertimbangkanlah resiko ini sebelum menolak tuduhan Polantas.

Persidangan kasus lalu lintas adalah Acara Pemeriksaan Cepat. Dalam proses tersebut, para tertuduh pelanggaran ditempatkan di suatu ruangan. Kemudian hakim akan memanggil nama tertuduh satu persatu untuk membacakan denda. Setelah denda dibacakan hakim akan mengetukan palu sebagai tanda keluarnya suatu putusan. Sebelum palu diketukkan, maka pengemudi dapat mengajukan keberatan. Secara teori, Polantas yang bersangkutan akan turut ke Pengadilan. Kemudian, pengemudi dan Polantas akan beradu argumentasi di depan hakim.

Pada prakteknya, pengemudi tidak sempat lagi mengajukan argumentasi karena hakim setelah membacakan denda langsung mengetukan palu. Di samping itu, Polantas yang bersangkutan juga kerap tidak ada di tempat. Bila pengemudi keberatan atas keputusan hakim, dapat mengajukan kasasi. Kasasi akan berlangsung di ruangan yang berbeda dan anda akan dipersilakan menanti dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa prosedur dan pelayanan yang jelas.

Anti Suap
Memang tampaknya lebih mudah untuk menyuap dibandingkan dengan mengikuti peraturan. Tetapi dampaknya lebih buruk bagi bangsa dan negara. Tidak ada polisi yang suka disuap, bila tidak ada anggota masyarakat yang suka menyuap. Polisi yang bersih akan terbentuk dengan sendirinya bila masyarakat bersih.

Pemberian suap kepada Polantas dapat dikenakan tindak pidana terhadap penguasa umum dengan pidana penjara paling lama 2 tahun delapan bulan (Psl. 209 KUHP). Bahkan usaha atau percobaan untuk melakukan kegiatan tersebut juga dapat dipidana penjara (Psl. 53 (1) (2) jo Psl. 209 KHUP). Sedangkan bagi Polantas yang menerima suap dapat dikenakan tindak pidana dengan ancaman penjara paling lama lima tahun (Psl. 419 KUHP). Apabila anda menemukan kesalahan dalam prosedur, laporkanlah perbuatan tersebut. Anda dapat meminta keterangan lebih lanjut pada Dinas Penerangan POLRI di nomor telepon 5234017 atau 5709250.

Kita tidak dapat menimpakan seluruh kesalahan pada Polantas, karena sedikit banyak kita telah ikut ambil bagian dalam praktek-praktek penyuapan "kecil" seperti ini. Banyak faktor lainnya yang sifatnya lebih makro yang menyebabkan perilaku ini terjadi, namun pemberdayaan yang dilakukan pada tiap elemen, termasuk pemberdayaan moral Polantas dan Pengemudi, akan menjadi sumbangan yang tidak kecil artinya dalam mengurangi praktek-praktek "KKN" (Kolusi Korupsi Nepotisme) dalam skala besar.

satu lagi yang paling penting.........
klo habis minta slip biru jangan lupa liat uda di cantumin belom NOMINALNYA di slip...
klo no reknya BRI'na dah punya...BRI a/n Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan no. rek : 019301000526300


sumber : barboek.blogspot.com

KEUNIKAN NUMERIK AL-QUR'AN

Percayakah anda bahwa Dr. Tariq Al-Swaidan telah menemukan bahwa sejumlah ayat dalam Al-Qur’an satu hal sama banyak dengan bandingannya. Fakta yang menakjubkan, kata ‘pria’ diulang sebanyak 24 kali, begitupula kata ‘wanita’, 24 kali. Temuan ini dibenarkan, baik secara gramatik maupun matematis, yaitu 24 = 24. Artinya, pria sejajar  dengan wanita.
Dr. Tariq Al-Swaidan, dalam analisa lebih jauh dari semua ayat-ayat Alqur’an, menemukan bahwa kesamaan jumlah ini selalu konsisten, dimana satu hal disebutkan sama sebagaimana pula lawannya.

    * Dunia diulang sebanyak 115 kali, Akhirat sebagai lawannya 115 kali.
    * Malaikat 88, Setan 88.
    * Hidup 145, Mati 145.
    * Benefit 50, Corrupt 50.
    * Manusia 50, Rasul 50
    * Iblis 11, Meminta perlindungan dari godaan Iblis 11.
    * Musibah 75, Syukur 75
    * Spending (Sadaqah) 73 . Satisfaction 73
    * People who are mislead 17 . Dead people 17
    * Muslimeen 41 . Jihad 41
    * Gold 8 . Easy life 8
    * Magic 60 . Fitnah (dissuasion, misleading) 60
    * Zakat (Taxes Muslims pay to the poor) 32 . Barakah (Increasing or blessings of wealth) 32
    * Mind 49 . Noor 49
    * Tongue 25 . Sermon 25
    * Desite 8 . Fear 8
    * Speaking publicly 18 . Publicising 18
    * Susah (hardship) 114  Sabar (patience) 114

Lebih menarik lagi, Anda lihat pada temuannya dibawah ini:

   1. Salat diulang dalam Qur’an sebanyak 5 kali.
   2. Bulan 12 kali
   3. Hari 365

Yang lebih menarik lagi:
Di dalam Al Qur’an terdapat kata LAUT sebanyak 32 dan kata DARATAN berjumlah sebanyak 13 …Dimana 32 + 13 = 45
Luas Lautan 32/45 x 100% = 71,11% dari permukaan bumi dan Luas Daratan 13/45 x 100% = 28,89% dari permukaan bumi…

sumber : google.com

23 March 2011

Jangan Ngaku Hobby “Jalan”, Kalau gak Tahu Bahasa Isyarat Touring

Mengayunkan tangan kiri hingga pundak atau mengangkat tangan kiri sambil menunjukkan jari telunjuk kiri, apa artinya? Yup, itulah ragam gaya bahasa touring. Salah-salah arti karena kurang faham. Formasi touring bisa berantakan dan berbahaya bagi peserta touring maupun pengendara lain. Hayo…pilih selamat atau pilih “selamatan”?

Bahasa isyarat touring (hand signals group riding) yang sering dipergunakan klub atau komunitas bermotor di Indonesia, secara umum polanya hampir sama. Ya iyalah, wong sumbernya sama dari komunitas bikers Amerika sono.

Seseorang yang menyampaikan bahasa isyarat touring, di sebut Vooridjer (VJ). Posisi VJ berada di posisi paling depan, karena tugasnya memang memberikan simulasi serta arti dari pada bahasa isyarat touring tersebut.

Materi berikut adalah kelanjutan dari materi sebelumnya (Memaksimalkan Peran Road Captain, Vooridjer dan Sweeper Saat Touring). Kali ini saya berbagi panduan bahasa isyarat touring. Ketentuan ini tidak baku, hanya sekedar contoh berdasarkan pengalaman saja. Monggo mas…

1. START MESIN

Petugas VJ memberikan isyarat ‘hidupkan mesin’ dengan tangan kanan keatas sambil memainkan jari telunjuk tangan kanan.

Posisi masih berhenti dan kode start harus didahului oleh klakson dari petugas SW yang ada paling belakang. Usai klakson SW tadi, VJ memberikan acungan jempol tangan kanan/kiri agar dilihat oleh semua peserta, artinya ‘ready to go.’

2. BELOK KIRI

Petugas VJ memberikan isyarat ‘belok kiri’ dengan cara mengayunkan tangan kiri sampai batas pundak sebelum ia belok ke kiri.

3. BELOK KANAN

Petugas VJ memberikan isyarat belok kanan dengan cara mengangkat tangan kiri sampai keatas helm, dengan telapa tangan kiri tebuka mengarak kekanana. Gerakan dilulangi beberapa kali menunjuk kekanan.

4. BAHAYA DI SISI KIRI

Petugas VJ memberikan isyarat ada ‘bahaya di sisi kiri’ dengan mengangkat tangan kiri, serta menurunkan tangan kirinya ke bawah sambil membuka jari telunjuknya. Menunjuk sesuatu kebawah kiri seperti ada lubang atau jalan rusak. Cara ini jauh lebih baik dari pada dengan mengangkat kaki.

5. BAHAYA DI SISI KANAN

Kalau pengendara bisa melepas gas dengan situasi aman, maka isyarat memberikan ‘bahaya di sebelah kanan’ bisa saja dilakukan dengan mengangkat tangan kanan dan menunjuk ke arah kanan.

6. BAHAYA DI SISI KANAN

Petugas VJ jika terpaksa memberikan isyarat ‘bahaya disisi kanan’ dengan cara mengangkat kaki kanan secukupnya. Isyarat ini bukan aksi mau menendang, tetapi hanya sekedar memberitahukan adanya bahaya dikanan karena tangan kanan pengendara harus tetap pegang handle gas

7. BAHAYA DI SISI KIRI

Sama dengan kondisi diatas, Petugas VJ bisa juga memberikan isyarat ada ‘bahaya disisi kiri’ sambil mengangkat kaki kiri secukupnya. Sekali lagi isyarat-isyarat menggunakan kaki bukan bermaksud menendang, tetapi hanya memberitahukan ada bahaya di kiri sementara tangan kiri pengendara harus pegang handle kiri.

8. TAMBAH KECEPATAN

Petugas VJ memberikan isyarat ‘tambah kecepatan’ dengan cara mengangkat tangan kiri sambil menunjukkan jari telunjuk kirinya. Isyarat ini bisa juga di lakukan dengan membuka telapak tangan kiri kemudian digerakkan kedepan berulang-ulang. Gerakan tangan yang lain, yaitu tangan kiri diangkat ke atas kemudian didorong kedepan. Pesannya mengatakan ‘ayo maju lagi, yuk kita lebih cepat lagi’. Isyarat ini harus melihat kondisi jalan, apakah aman serta memungkinkan kecepatan bisa ditambah.

9. KURANGI KECEPATAN

Petugas VJ memberikan isyarat ‘kurangi kecepatan’ dengan cara melepas lengan tangan kiri dari handle kirinya dengan secukupnya kemudian telapak tangan terbuka dimainkan atau diayunkan dengan perlahan. Bisa juga lengan tangan kiri secara besar diayun-ayunkan agar terlihat oleh semua peserta. Biasanya isyarat ini dilakukan ketika melewati tikungan-tikungan di pegunungan atau di jalan lurus dimana VJ minta kecepatan dikurangi secara perlahan, atau juga VJ minta extra perhatian grup untuk selalu “hati-hati”.

10. RAPATKAN BARISAN

Petugas VJ memberikan isyarat ‘rapatkan barisan’ dengan mengangat tangkat kirinya keatas, mengepalkan telapak tangan kiri kemudian diayunkan beberapa kali. Isyarat ini bisa juga ketika kecepatan mendadak diminta VJ agar segera pelan dan kemudian akan berhenti karena “red traffic light” atau bahaya lainnya.

11. BUAT SATU BARIS

Petugas VJ memberikan isyarat ‘buat barisan jadi satu’ dengan cara mengangkat tangan kirinya tinggi dan menempatkan telapak tangan kirinya diatas helm terbuka menghadap ke kanan, kemudian telapak tangan tadi diayungkan seperlunya. Isyarat satu baris ini juga bisa dengan mengangkat tangan kiri kemudian memberikan telunjuk satu kiri.

12. BUAT DUA BARIS

Petugas VJ memberikan isyarat ‘buat dua baris’ dengan cara mengangkat tangan kirinya sembari memberikan dua jari sebagai tanda angka 2. Isyarat ini meminta formasi barisan grup menjadi dua dengan syarat kecepatan rendah, kondisi jalan sepi dan formasi memang layak untuk berbaris dua. Jika kondisi dua baris sudah tidak mungkin lagi, maka secepatnya VJ memberikan isyarat satu baris (no. 11).

13. STOP/BERHENTI

Petugas VJ memberikan isyarat “berhenti/stop” dengan cara melepaskan tangan kirinya dari handle kopling kemudian telapak kirinya dibuka ke belakang sambil dimainkan atau digoyang-goyang menandakan harap segera berhenti. Isyarat ini jarang dipergunakan karena isyarat no. 10 rapatkan barisan dipakai sekaligus untuk berhenti.

Semua mekanisme touring dan bahasa isyarat diatas. Sekali lagi bukan sesuatu yang baku. Mekanismenya tetap disesuaikan dengan kebutuhan, juga perkembangan dari setiap grup, komunitas maupun klub motor yang bersangkutan.

Satu hal lagi brader. Usahakan ketika akan touring, grup membawa RAKOM (Radio Komunikasi).

Ok selamat mencoba. Tetap safety riding dan semoga selamat sampai di rumah kembali.

22 March 2011

Jakarta Rawan Kejahatan. Jangan Baca Ini Jika Tidak Mau Aman!

Jakarta beserta kota-kota penyangganya memiliki titik rawan kejahatan. Rata-rata lokasi-lokasi sepi dan gelap menjadi basis beraksinya para penjagal, perampok, garong, maling dan sederet istilah lainnya.

Incaran para penjahat dalam beraksi adalah loksi yang gampang dicari akses ke daerah lain. Misalnya Kota dan Kabupaten Tangerang yang berbatasan dengan Jakarta dan Depok, ditengarai sebagai basis pencurian sepeda motor.

Selain itu, kota yang memiliki sejumlah area pembangunan perumahan hingga area industri (pabrik) juga tak luput dari penjahat.

Modus yang digunakan penjahat dalam beraksi pun semakin berkembang. Dari mulai pura-pura minta bantuan ke sepeda motor yang sedang berjalan, memepet pengendara wanita hingga menebar paku di jalanan. Menjadi sederet modus pelaku kejahatan.

Di kutip dari harian terbit Kompas. Menurut Kepala Kepolisian Resor Tangerang Kabupaten Komisaris Besar Wahyu Widada mengatakan pencurian bermotor kini sedang menjadi trend kasus terutama di wilayah Tangerang. Untuk itu pihaknya menghimbau masyarakat tetap waspada, terutama bila sedang bepergian di malam hari.

Berikut adalah daftar titik-titik rawan kejahatan:

Tangerang

    * Kawasan Industri Jatiuwung
    * Kecamatan Karawaci
    * Kecamatan Serpong
    * Kecamatan Kelapa Dua
    * Kawasan Industri Pasar Kemis
    * Kecamatan Pondok Aren
    * Kecamatan Teluk Naga
    * Neglasari (Belakang pintu M1 Bandara Soetta)

Kota Bekasi

    * Wilayah Polsek Bekasi Timur (Rawa Lumbu)
    * Cikarang
    * Jatiasih

Kota Depok

    * Kecamatan Beji
    * Kecamatan Cimanggis

Jakarta Barat

    * Kawasan Kota (Jl Ketapang, Jl Gajah Mada, Jl Hayam Wuruk)
    * Kawasan Cengkareng-Kali deres
    * Kawasan Tanjung Duren –Grogol
    * Depan Stasiun Beos

Jakarta Utara

    * Kecamatan Penjaringan
    * Kecamatan Koja
    * Kecamatan Pademangan

Jakarta Pusat

    * Simpang Lima Senen
    * Perempatan Coca Cola
    * Depan Pasar Baru
    * Jl Benyamin Suaeb Kemayoran (PRJ)

Jakarta Timur

    * Kecamatan Duren Sawit
    * Kecamatan Makassar
    * Cakung
    * Pasar Burung Pramuka
    * Taman Viadiuct Jatinegara

Jakarta Selatan

    * Depan pasar Rumput
    * Sepanjang Kolong Tol TB Simatupang
    * Dari Lebakbulus - Cawang
    * Kecamatan Cilandak

Pokoknya jangan merasa aman bradercis dimanapun berkendara. Sebab aman adalah racun!

TEMPAT NONGKRONG MIO CLUB DEPOK "MCD"

PERTUMBUHAN sepeda motor transmisi CVT atau otomatis terus membesar. Salah satunya adalah Yamaha Mio. Meski awalnya diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan wanita, ternyata pengguna Mio lebih banyak dari kaum Adam.

Hal ini juga tampak di salah satu komunitas pengendara Yamaha Mio, yakni Mio Club Depok atau McD. Sebagai klub yang berdomisili di selatan Jakarta, McD malah menjadi klub yang resmi bekerja sama dengan pabrikan Yamaha.

"Kebanyakan malah anggota kita cowok, kalau ceweknya cuma 15 persen lah," ujar Ketua McD Listiani Agustina beberapa hari lalu. McD yang berdiri sejak 2005 ini memang komunitas khusus sepeda motor Yamaha Mio yang pengendaranya tinggal di Kota Depok. Awalnya, McD adalah bagian dari Jakarta Mio Club.

Ketua McD perempuan pertama ini mengatakan, McD didirikan oleh 12 orang yang awalnya anggota JMC yang ingin membuat chapter Depok. Namun ternyata pemilik Mio di sekitaran Depok cukup besar dan akhirnya membuat klub sendiri. Hingga kini, jumlah anggota McD terus bertambah dan totalnya sekitar 120 anggota.

Uniknya, banyak juga anggota yang bukan tinggal di kawasan Depok, seperti misalnya di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Citayam, Cibinong, bahkan Kemayoran, Jakarta Pusat. "Mungkin ada yang merasa lebih nyaman di McD, jadi mereka gabung ke kita, tapi kita sama JMC juga sudah seperti saudara," ujar wanita yang akrab disapa Itha ini.

McD tidak main-main urusan keselamatan pengendara, mulai dari kelengkapan keselamatan seperti helm, jaket, dan sepatu, hingga kelengkapan Mio seperti spion, lampu-lampu dan pelat nomor. "Kalau nongkrong pakai sendal jepit, kita kenai denda," tegas karyawati perusahan energi ini.

Mereka juga tidak sembarangan merekrut anggota, bukan hanya harus punya Yamaha Mio, calon anggota juga harus punya keinginan kuat untuk berorganisasi. Para anggota McD harus benar-benar menjaga identitas dan nama baik klub. Anggota yang hanya ingin dapat stiker dan jaket dan kemudian menghilang tidak akan bisa bergabung.

Diakui Itha, banyak anggota klub termasuk dirinya yang hobi balap liar trek lurus. Namun saat beraksi, mereka tidak membawa nama klub, bahkan jaket klub pun disimpan di bagasi.

Anggota yang keluar juga harus mengembalikan jaket McD. Klub yang nongkrong di Jalan Margonda Raya di depan Fotokopi Buring setiap malam Minggu ini juga kerap turing ke seputaran Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan terakhir ke Lampung. Konsentrasi di bidang hobi dan kegiatan sosial, McD juga selalu melakukan bakti sosial setiap kali turing. Baik itu ke panti asuhan, maupun ke tempat- tempat yang membutuhkan bantuan.

Para anggota McD berasal dari berbagai kalangan dan profesi, seperti karyawan swasta, pelajar, mahasiswa, bahkan anggota yang paling tua yakni kakek berusia 80 tahun. Para anggota juga sering mengikuti motor Mionya dalam kontes modifikasi. Juga sempat ada divisi kontes di McD, namun sekarang ditiadakan.

Bagi Itha, McD adalah wadahnya bersosialisasi dan berekspresi. Keluarganya mendukung penuh kesibukannya di McD karena banyak kegiatan positif.

Itha yang terpilih sebagai ketua McD yang ketiga, bahkan mendapat berbagai pengalaman seru di McD mulai dari mejadi ikon safety riding Yamaha, hingga menyambut langsung pebalap Moto Gp, Jorge Lorenzo, saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.

sumber : google.com

16 March 2011

PERTAMAX NAIK LAGII ..Rp8.700/LITER

PT Pertamina mengumumkan telah menaikkan harga Pertamax rata-rata Rp600 per liter, efektif Rabu 16 Maret 2011, pukul 00.00. Harga bensin beroktan 92 itu naik setelah minyak dunia melambung jauh melewati US$100 per barel.

Di Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax naik dari Rp8.100 menjadi Rp8.700 per liter. Sedangkan harga Pertamax Plus juga  naik Rp600 menjadi Rp9.150 per liter.

Harga Pertamax terendah terjadi Jakarta, sedangkan harga tertinggi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Harga Pertamax di kabupaten itu mencapai Rp11.050 per liter.


Berikut rincian harga baru Pertamax efektif 15 Maret 2011 pukul 00.00:
Jenis bahan bakar/ Lokasi Harga Baru Harga Lama
Pertamax Plus
Batam  8.700 8.100
Unit Pemasaran (UPms) I / Medan 9.500 8.850
Riau 9.700 9.100
Jakarta dan sekitarnya 9.150 8.550
Semarang dan Yogyakarta 9.300 8.700
Surabaya dan Denpasar 9.300 8.700
Kalimantan

Pontianak 9.300 8.700
Bengkayang 9.350 8.750
Landak 9.400 8.800
Melawai 9.650 9.050
Sambas 9.300 8.800
Sanggau 9.350 8.850
Sekadau 9.500 8.900
Sintang 9.600 8.950
Singkawang 9.400 8.800

Pertamax  / Bio Pertamax
Unit Pemasaran I (Medan)  9.150 8.600
Sumatera Barat 9.600 8.900
UPms II  9.000 8.350
Bangka 9.300 8.650
UPms III (Jakarta dan sekitarnya) 8.700 8.100
UPms IV (Jawa Tengah dan Yogyakarta) 8.900 8.250
UPms V  9.000 8.350
Bali  8.200 8.450
NTB 9.250 8.600
NTT 10.100 9.550
UPms VI 

Balikpapan 8.950 8.300
Samarinda 9.050 8.350
Bontang 9.150 8.500
Kab. Kutai Timur 9.200 8.500
Kab. Kutai Kerta Negara 9.050 8.350
Kab. Pasir 9.150 8.500
Kab. Kutai Barat 9.450 9.050
Kab. Berau 11.050 10.450
Banjarmasin 8.950 8.300
Banjar Baru 8.950 8.300
Kab. Banjar 8.950 8.300
Kab. Barito Kuala 8.950 8.300
Kab. Tanah Laut 8.950 8.300
Kab. Tapin 8.950 8.300
Kab. Balangan 9.100 8.450
Kab. Hulu Sungai Utara 9.100 8.450
Kab. Hulu Sungai Tengah 9.100 8.450
Kab. Tabalong 9.100 8.450
Palangka Raya 9.100 8.450
Kab. Barito Utara 9.300 8.650
Kab. Barito Timur 9.150 8.500
- UPms VII 

Palu 10.350 9.700
Kotamobagu 9.400 8.650
Gorontalo 9.650 9.000
Kendari 10.550 9.900
Tomohon 9.400 8.700
Bitung 9.300 8.650
Manado 9.300 8.650
Minahasa Selatan 9.350 8.700

Pertamina Dex
Jakarta dan sekitarnya 10.500 9.100
Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar 10.500 9.100

sumber : vivanews.com

PAKET BOM TERJADI DI DAERAH UTAN KAYU JAKARTA TIMUR TANPA DETONATOR

Polisi sudah memastikan tiga paket bom buku, yang salah satunya meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur, memiliki kesamaan baik dari material maupun dari jenis ledakan. Paket bom itu dikirim selain ke Utan Kayu juga ke Badan Narkotika Nasional dan ke rumah Ketua Umum Partai Pemuda Pancasila Japto S Soerjosoemarno.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Boy Rafli Amar mengatakan, material bom adalah potassium chloride dengan daya ledak rendah yang diledakkan dengan cara manual, tanpa pengaturan waktu dan detonator. Bom akan meledak bila buku dibuka. "Pengirim berharap judul buku itu dapat menarik minat targetnya dan membuka buku agar bom dapat terpicu dan meledak," ujar Boy Rafli Amar, Rabu 16 Maret 2011.

Diterangkan Boy, polisi sedang fokus terhadap orang-orang yang bertugas mengirim paket bom, sambil terus melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Sementara saat ditanya mengenai adanya sandi tertentu dari alamat pengiriman paket bom, Boy Rafli menolak. Nama Sulaiman Azhar dana alamat Jalan Bahagia, Gg  Panser No 29, Ciomas, Bogor, hanyalah pengalihan. "Tidak benar sampai ke sana, itu hanya penyesatan saja," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Sutarman meminta kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak cemas. Dia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk berperangan melawan terorisme.

Sutarman meminta masyarakat segera menghubungi kepolisian jika mendapat kiriman paket yang mencurigakan. Dia meminta masyarakat tidak melakukan upaya-upaya sendiri. "Tunggu sampai Gegana datang," tegasnya.

sumber : vivanews.com

09 March 2011

KHASIAT TAPE SINGKONG

Sekilas tentang tape singkong..

Tape  adalah sejenis penganan yang dihasilkan dari proses peragian (fermentasi). Tape bisa dibuat dari singkong (ubi kayu) dan hasilnya dinamakan tape singkong. Pembuatan tape memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi agar singkong atau ketan dapat menjadi lunak karena proses fermentasi yang baik. Ragi adalah bibit jamur yang digunakan untuk membuat tape. Agar pembuatan tape berhasil dengan baik alat-alat dan bahan-bahan harus bersih, terutama dari lemak atau minyak. Alat-alat yang berminyak jika digunakan untuk mengolah pembuatan tape bisa menyebabkan kegagalan fermentasi. Air juga harus bersih. Menggunakan air hujan juga bisa menyebabkan gagal fermentasi.

Cara membuat Tape singkong..

Bahan:Singkong dan Ragi

Cara pembuatan:

   1. Singkong dipotong-potong ukuran sedang, kupas dan cuci bersih.
   2. Kukus sebentar sampai agak empuk, jangan sampai mekar. Angkat dan biarkan agak dingin.
   3. Haluskan/hancurkan ragi tape (biasanya ragi tape berbentuk bola putih sebesar baso, atau lebih kecil lagi, dan dijual dalam plastik kecil berisi 3-4 bola ragi).
   4. Taburkan secara merata ke seluruh permukaan singkong. Tutup dengan daun pisang (atau pembungkus plastik yang dilubangi di beberapa tempat dan tutup dengan kain serbet).
   5. Simpan di tempat hangat selama 1-2 hari sampai singkong menjadi empuk.

Khasiat tape singkong...

•1.  Mencegah jerawat..

Yup, Singkong  jika di fermentasi maka akan menjadi tape dan menghasilkan alkohol yang alami, alkohol tersebut berfungsi untuk menetralisir lemak dalam tubuh, salah satu penyebab jerawat adalah lemak yg berlebihan di dlm kulit wajah. jika banyak yg mengkonsumsi tape, maka alkohol akan menetralisir lemak yg berlebihan dikulit muka, sehingga memperlambat timbulnya jerawat.

•2.  Obat luka bagi penderita diabetes
Penderita diabetes bila memiliki luka sangat susah sekali sembuhnya, nah siapa sangka ternyata tape bisa menyembuhkan luka pada penderita kencing manis/diabetes.

Yup, terlebih dahulu kita bersihkan luka dengan air hangat lalu tempelkan tape singkong yang lembek pada luka, balut dengan kain perban. Sedangkan untuk penyakit kencing manisnya bisa disembuhkan dengan minum rebusan ceplukan (batang daun, akar).

Wah...gak terasa sudah begitu banyak tape goreng yang pindah kedalam perut-koe (hehehe..)..ternyata tape selain enak juga banyak khasiatnya loh...

sumber : http://www.wikimu.com

Sekilas Tentang Dunia Sistem Informasi

Pertama, Jurusan Ilmu Komputer itu adalah jurusan yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan komputer, baik dari segi Hardware maupun softwarenya.Bagi yang berminat di bidang Hardware lebih baik mengambil jurusan teknik komputer, sedangkan bagi yang lebih berminat pada bidang software dapat memperdalam di jurusan Teknik Informatika.

Ilmu komputer secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Ilmu Komputer:
Sarjana Ilmu Komputer sering dibutuhkan hampir di semua perusahaan karena pada saat ini tidak terlepas dari peranan komputer.

Teknik Informatika adalah jurusan yang mempelajari bagaimana logika-logika matematika yang digunakan pada sistem informasi. Perancangan desain informasi, pembuatan software, web design, dll merupakan hal yang menjadi bidang garap jurusan ini Kemampuan di bidang matematika akan sangat diperlukan dalam mendalami bidang informatika.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Teknik Informatika:
Berbagai perusahaan yang berkaitan dengan informasi dan komunikasi sangat membutuhkan jurusan ini, seperti PT Telkom, Indosat dan dapat bekerja mandiri sebagai programming, perancang web dll.

Sistem Informasi adalah jurusan yang pada dasarnya masih berkaitan dengan informatika. Bisa dikatakan bahwa sistem informasi merupakan salah satu aplikasi dari Teknik Informatika.

Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Sistem Informasi:
Berbagai perusahaan seluler, Stasiun Televisi, Departemen Perhubungan, Departemen Tenaga Kerja dan kantor-kantor lain yang banyak menggunakan database sebagai acuan.

Berbeda dengan jurusan – jurusan komputer lainnya, Sistem Informasi merupakan jurusan yang terbilang baru dibandingkan dengan jurusan Teknik Informatika ataupun jurusan – jurusan komputer lainnya yang ada di Indonesia. Sebagian besar para pelajar yang melanjutkan di jurusan Sistem Informasi awalnya hanya sekedar pilih jurusan tersebut tanpa tahu tentang Sistem informasi itu sendiri dan sebagian lainnya pilihan kedua dari jurusan yang mereka pilih waktu SNMPTN. Namun jangan khawatir, Jurusan Sistem informasi memiliki prospek yang lebih cerah dibandingkan dengan jurusan-jurusan komputer lainya. Kini hampir setiap perusahan – perusahan membutuhakan suatu sistem informasi untuk mengatur kegiatan bisnis mereka agar dapat bersaing di pangsa bisnis global. Untuk lebih pahamnya kita dapat analogikan Sistem Informasi dengan jurusan – jurusan komputer lainnya sebagai sebuah komponen teknologi komputer. Tekinik informatika dan jurusan – jurusan komputer lainnya ibarat sebuah hardware, software, data, dan jaringan. Maka sistem informasi adalah brainwarenya, sistem infomasi merupakan pengendali dari semua komponen – komponen tersebut yang membentuk suatu sistem dimana berfungsi untuk memasukan, menyimpan, mengelola, dan menyampaikan informasi untuk menghasilkan suatu pendukung keputusan. Jadi, Sistem Informasi menghasilkan manajer – manajer di bidang Teknologi Informasi (TI / IT) yang bertugas untuk mengkoordinasikan suatu sistem di perusahan..Namun, tidak hanya sekedar mencetak manajer – manajer perusahaan, Sistem Informasi sangatlah luas dalam bursa persaingan kerja di bidang teknologi – teknologi komputer lainnya. Jadi, buat anda yang ingin melanjutkan kuliah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya komputer,kini jangan ragu bergabunglah dengan keluarga besar Sistem Informasi, pastikan Anda menjadi salah satu bagian dari Sistem Informasi yang terdepan.

Programmer
Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana IF sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, telekomunikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dsb.
Software Engineer / Web engineer
Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan, dan sebagainya.
System analyst dan system integrator
Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perangkat lunak.
Konsultan IT
Database Engineer / Database Administrator
Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data suatu instansi atau perusahaan.
Web Engineer / Web Administrator
Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas yang berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan maintenance untuk website tersebut dan mengembangkannya.
Computer network / Data Communication Engineer
Bertugas merancang aristektur jaringan, serta melakukan perawatan dan pengelolaan jaringan dalam suatu instansi atau perusahaan.

Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana IF juga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.

24 November 2010

RESENSI FILM HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART 1 (HARR)

Kekuatan Voldemort semakin kuat. Ia menguasai seluruh Kementerian Sihir dan Hogwarts. Harry, Ron, dan Hermione memutuskan untuk menyelesaikan perjuangan Dumbledore dan menemukan horcruxes untuk mengalahkan Pangeran Kegelapan. Namun, sedikit harapan untuk mereka melakukan itu, sehingga segalanya harus berjalan seperti yang telah direncanakan..

Jenis Film :
Fantasy

Produser :
David Heyman, David Barron

Produksi :
Warner Bros. Pictures

Homepage :
http://harrypotter.warnerbros.com/harrypotterandthedeathlyhallows/index.html

Pemain :
Daniel Radcliffe
Rupert Grint
Emma Watson
Ralph Fiennes
Helena Bonham Carter
Gary Oldman
Robbie Coltrane

Sutradara :
David Yates

Penulis :
Steve Kloves

26 October 2010

PERUBAHAN KATA KATA BAKU

~ Kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan.
~ Dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.

KATA TIDAK BAKU

~ Kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan.
~ Dalam bahasa percakapan sehari-hari, bahasa tutur.


Baku Tidak Baku
Apotek apotik
Atlet atlit
Cenderamata cinderamata
Konkret konkrit
Sistem sistim
Telepon tilpon
Pertanggungjawaban pertanggung jawaban
utang hutang
pelanggan langganan
hakikat hakekat
kaidah kaedah
dipersilakan dipersilahkan
anggota anggauta
pihak fihak
disahkan disyahkan
lesung pipi lesung pipit
mengubah merubah
mengesampingkan mengenyampingkan
Kualitas kwalitas
Universitas university
Teater theatre
Struktur structure
Monarki monarkhi
Devaluasi defaluasi
Abstrak abstrac
Kultur culture
Deputi deputy
Sekuriti Security
Aktivitas Aktifitas
Relatif relative
Repertoar repertoire
Teknologi Tekhnologi; technologi
Elektronik electronik
Direktur director
Konduite kondite
Akuarium aquarium
Kongres konggres
Hierarki hirarkhi
Aksi action
Psikiatri psychiatry
Grup group
Rute route
Institut institute
Aki accu
Taksi taxi


Penggunaan ragam baku

• Surat menyurat antarlembaga
• Laporan keuangan
• Karangan ilmiah
• Lamaran pekerjaan
• Surat keputusan
• Perundangan
• Nota dinas
• Rapat dinas
• Pidato resmi
• Diskusi
• Penyampaian pendidikan
• Dan lain-lain.




Kalimat baku

· Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat.
· Tujuannya, agar intonasi tersampaikan secara baik.


Beberapa kesalahan yang menghasilkan kalimat tidak baku:

1. Terpengaruh bahasa daerah
contoh:
Apa kamu sudah makan?
Apakah kamu sudah makan?
Bukumu ada di saya ~ Bukumu ada pada saya.

2. Terpengaruh bahasa asing
contoh:
- Orang yang mana berbaju putih itu abangku.
- Orang yang berbaju putih itu abangku.

3. Kerancuan
contoh:
- Di sekolahku mengadakan pesta.
- Di sekolahku diadakan pesta.
- Sekolahku mengadakan pesta.

4. Kemubaziran
Contoh :- Kami semua sudah hadir.
- Kami sudah hadir.
5. Terpengaruh bahasa tutur
Contoh :- Saya sudah bilang sama dia.
- Saya sudah berkata dengan dia.
- Emangnya itu bini Tono ?
- Apakah itu istri Tono?

6. Salah susunan kata
Contoh :- Kami sudah baca suratmu.
- Suratmu sudah kami baca.

08 June 2010

PESANTREN AL-HAMIDIYAH

PESANTREN AL-HAMIDIYAH

PROFILE PESANTREN

Pesantren adalah salah satu model pendidikan yang sudah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan pesantren merupakan cikal bakal dari sistem pendidikan Islam yang ada di tanah air ini.

Keberhasilan pesantren dalam melaksanakan tugas pendidikan tidak diragukan lagi. Telah banyak bukti nyata akan partisipasi pesantren dalam memajukan bangsa. Dengan alumni pesantren yang banyak tampil di tengah-tengah masyarakat sebagai pembawa obor dan penggerak laju pembangunan, masyarakat semakin yakin akan pentingnya pesantren.


SEKILAS RIWAYAT HIDUP KH. ACHMAD SJAICHU
(PENDIRI PESANTREN AL-HAMIDIYAH)


Mendirikan pesantren untuk mengembangkan dakwah Islamiyah merupakan salah satu cita-cita luhur KH. Achmad Sjaichu (Almarhum). Sebagai orang yang sejak kecil hidup dan dididik di lingkungan pesantren, wajar saja jika KH. Achmad Sjaichu bercita-cita untuk mendirikan sekaligus mengasuh pesantren. Siapakah KH. Achmad Sjaichu, pendiri dan pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah ini ?

KH. Achmad Sjaichu dilahirkan di daerah Ampel, Surabaya, pada hari Selasa Wage, 29 Juni 1921. Beliau putra bungsu dari dua bersaudara putra pasangan H. Abdul Chamid dan Ny. Hj. Fatimah. Pada usia 2 tahun Sjaichu sudah yatim, ditinggal wafat oleh ayahnya. Sepeninggal ayahnya, Achmad Sjaichu bersama kakaknya , Achmad Rifa'i, diasuh oleh ibunya dengan tekun dan tabah. Untuk memperoleh pendidikan agama, Sjaichu belajar kepada K. Said, guru mengaji bagi anak-anak di sekitar Masjid Ampel. Pada usia 7 tahun Sjaichu sudah menghatamkan Al-Qur'an 30 Juz.

Selain belajar agama, Sjaichu juga menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Mardi Oetomo, sebuah sekolah yang dikelola Muhammadiyah. Tak lama belajar di sekolah ini, oleh H. Abdul Manan, ayah tirinya, Sjaichu dipindah ke Madrasah Taswirul Afkar. Lembaga pendidikan ini didirikan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah, KH. Mas Mansur dan KH. Dachlan Achyat. Madrasah ini kemudian dikenal sebagai cikal bakal Nahdlatul Ulama.

Untuk membantu meringankan beban ibunya yang harus menghidupi putra-putranya, setelah H. Abdul Manan wafat, pada usia kanak-kanak Sjaichu sudah sudah mulai bekerja di perusahaan sepatu milik Pak Denya, Mohammad Zein bin H. Syukur. Dan terpaksa untuk beberapa lama ia tidak melanjutkan sekolah.

Sjaichu kembali kebangku sekolah sesudah selama dua tahun bekerja dan memiliki bekal yang relatif cukup. Ia masuk Madrasah Nahdlatul Wathan, sebuah lembaga pendidikan yang juga didirikan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah. Sambil belajar, Sjaichu kembali bekerja pada seorang tukang jahit kenamaan di Pacar Keling, Mohamad Yasin. Di Nahdlatul Wathan ia dibimbing seorang guru yang kemudian sangat mempengaruhi perkembangan Sjaichu, yaitu KH. Abdullah Ubaid. Selain itu ia juga berguru kepada KH. Ghufron untuk belajar ilmu Fiqh.

Tahun 1937, setamat Sjaichu dari Nahdlatul Wathan, Ny. Fatimah yang sudah dua kali menjanda diperistri seorang ulama besar yang juga pendiri Nahdlatul Wathan, yaitu KH. Abdul Wahab Chasbullah. Di bawah bimbingan ayah tirinya itulah Sjaichu berkembang menjadi pemuda yang menonjol. Kepemimpinannya mulai tumbuh.

Sekolah sambil bekerja seolah-olah menjadi pola hidup pemuda Sjaichu. Setamat dari Nadlatul Wathan, Sjaichu kembali bekerja di bengkel Marina milik Angkatan Laut. Selama bekerja dibengkel itu, ia melakukan kegiatan dakwah di lingkungan kawan-kawan sekerja.

Setahun kemudian, 1938, KH. Abdul Wahab Chasbullah mengirimkan Sjaichu ke Pesantren Al-Hidayah, Lasem asuhan KH. Ma'shum. Selama di pesantren ini, pemuda Sjaichu menjadi santri kesayangan Mbah Ma'shum. Sesudah 3 tahun belajar di Lasem, Sjaichu terpaksa harus boyong ke Surabaya, karena ia terserang penyakit tipes (typus) yang cukup serius.

Pada tanggal 5 Januari 1945, pada usia 24 tahun, Sjaichu mempersunting Solchah, putri Mohamad Yasin, penjahit kondang asal Pacar Keling yang pernah menjadi majikannya. Sesudah berkeluarga, ia membuka home industry sepatu di rumahnya, dengan 15 orang karyawan. Sjaichu sendiri yang memasarkan ke seantero Surabaya. Sambil berdagang, ia juga aktif mengajar bahasa Arab dan Inggris kepada beberapa pemuda yang sering datang ke rumahnya. Dari Ny. Solchah, KH. Achmad Sjaichu dikaruniai 10 putra-putri, 2 diantaranya meninggal ketika masih bayi. Kedelapan putra-putri yang ada, yaitu Ny. Mariyam Chairiyah, Imam Susanto, Mohamad Sucahyo, Zainul Mujahidin, Rachmawati, Zubaidah, Faridah, dan Achmad Fauzi.

Ketika terjadi penyerbuan tentara sekutu ke kota Surabaya, ia bersama istrinya mengungsi ke Bangil. Pada tahun 1948, sesudah Surabaya kembali aman, ia pulang ke kota kelahirannya. Mulailah ia terjun sebagai sebagai pengajar di Madrasah NU. Di samping mengajar, ia juga menjadi ketua ranting NU Karang Menjangan. Itulah awal mula Sjaichu mulai terlibat di organisasi NU. Pada kepengurusan NU cabang Surabaya periode 1948-1950, ia ditunjuk sebagai salah satu ketua Dewan Pimpinan Umum (Tanfidziyah), bersama KH. Thohir Bakri, KH. Thohir Syamsuddin dan KH. A. Fattah Yasin. Karier sjaichu di organisasi terus menanjak dengan cepat. Pada tahun 1952, ia diangkat menjadi Ketua Fraksi Masyumi di DPRDS Kota Besar Surabaya.

Awal tahun 1950-an ia mendaftarkan diri menjadi pegawai pemerintah dan bekerja di Kantor Pengadilan Agama Surabaya dan kemudian berhasil menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala. Baru setahun di Pengadilan Agama, ia pindah ke Kantor Agama Kotapraja Surabaya.

Pada tahun 1953, Sjaichu terpilih menjadi ketua LAPANU (Lajnah Pemilihan Umum NU) daerah pemilihan Jawa Timur. Dan pada pemilu 1955, ia diangkat menjadi anggota DPR dari Fraksi NU, dan pada tanggal 25 November 1958 ia ditunjuk sebagai Ketua Fraksi NU. Dalam kurun waktu 15 tahun sejak ia menjadi anggota DPRDS di Surabaya, akhirnya KH. Achmad Sjaichu mencapai puncak karier di gelanggang politik, dengan menjadi Ketua DPRGR pada tahun 1966. Di NU sendiri KH. Achmad Sjaichu pernah menjadi salah seorang ketua PBNU, sampai tahun 1979 (ketika berlangsung Muktamar NU di Semarang).

Kepemimpinan dan ketokohan KH. Achmad Sjaichu tidak hanya diakui secara nasional, melainkan juga sampai ke level internasional. Pengakuan itu terbukti dengan dipilihnya KH. Achmad Sjaichu sebagai presiden Dewan Pusat Organisasi Islam Asia Afrika (OIAA) dalam konferensinya yang pertama di Bandung, tanggal 6-14 Maret 1965. KH. Achmad Sjaichu yang di kenal sebagai pengagum Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser itu berhasil mengembangkan misi dakwah Islamiyah dan misi perjuangan bangsa Indonesia dalam pentas politik internasional.

Sekian lama KH. Achmad Sjaichu menekuni dunia politik, tak menyurutkan perhatian dan minatnya dalam dunia dakwah Islamiyah. Malahan semangat mengembangkan dakwah Islamiyah itulah yang dijadikan motivasi dalam keterlibatannya di pentas politik. Pada tanggal 27 Ramadhan 1398 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 1978, KH. Achmad Sjaichu mendirikan organisasi yang bergerak dalam bidang dakwah, yaitu Ittihadul Muballighin. Lembaga inilah yang pada akhirnya mengantarkan KH. Achmad Sjaichu menuju terminal pengabdian terakhirnya, yaitu dunia dakwah dan pesantren. Dan Pesantren Al-Hamidiyah yang kini berdiri cukup megah di daerah Depok, merupakan saksi bisu yang menunjukkan betapa besar dan luhurnya cita-cita yang dikandung KH. Achmad Sjaichu. Dari pesantren juga berakhir di pesantren .

LATAR BELAKANG BERDIRINYA PESANTREN AL-HAMIDIYAH

Pesantren Al-Hamidiyah didirikan pada tanggal 17 Juli 1988 oleh KH Achmad Sjaichu untuk mewujudkan cita-cita luhurnya mengembangkan dunia pendidikan dan dakwah Islamiah melalui pesantren. Dengan basis keilmuan pesantren yang diperkaya dengan berbagai pengalaman yang menyertai perjalanan hidupnya, KH. Achmad Sjaichu menekuni dunia pesantren dengan konsep dan kesadaran yang lebih maju. Melalui pesantren, KH. Achmad Sjaichu ingin mengkader da'i dan ulama yang berwawasan luas dan memiliki kedalaman ilmu.

Pesantren Al-Hamidiyah merupakan salah satu wujud dari harapan dan keinginan yang sudah lama dicita-citakan oleh KH. Achmad Sjaichu (Almarhum). Pesantren Al-Hamidiyah didirikan pada tanggal 17 Juli 1988 untuk mewujudkan keinginan yang besar dalam menangani pengembangan dan pelestarian kegiatan pendidikan dan dakwah.

KH. Achmad Sjaichu mengharapkan dunia pesantren bisa menjadi penutup bagi perjalanan panjang kehidupannya, setelah ditinggalkan selama hampir 40 tahun terhitung sejak ia meninggalkan pesantren Al-Hidayah, Lasem. Dalam kurun waktu selama 40 tahun (1950-1980) KH Achmad Sjaichu terjun dalam dunia politik dan bergiat dalam Jam'iyah Nahdatul Ulama. Dalam bidang tersebut, KH Achmad Sjaichu berhasil membukukan berbagai prestasi. Di bidang politik, KH Achmad Sjaichu mencapai karir yang cukup terhormat, yaitu dengan menjadi ketua DPRGR (Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong), yang kini berubah menjadi DPR RI.

Dengan basis keilmuan pesantren yang diperkaya dengan berbagai pengalaman dan peristiwa yang menyertai perkembangan kehidupannya itulah, KH Achmad Sjaichu menemukan kembali dunia pesantren yang pernah ditinggalkannya dalam konsep dan kesadaran yang lebih maju. Melalui pesantren, KH Achmad Sjaichu ingin mengkader da'i dan ulama yang berwawasan luas dan memiliki kedalaman ilmu. Kesadaran baru itu muncul dari hasil pemahaman menyeluruh tentang makna kehadiran para juru dakwah dan ulama ditengah-tengah masyarakat yang bergerak maju dan cepat.

KH Achmad Sjaichu merasakan keprihatinan yang mendalam atas kenyataan makin langkanya ulama dan juru dakwah, baik dari segi kuantitas karena banyaknya ulama yang wafat, maupun segi kualitas karena sistem pendidikan dan pengajaran dalam lembaga pesantren yang masih harus lebih disempurnakan lagi. Menurutnya, para juru dakwah dan ulama perlu dipersiapkan sejak dinidengan seperangkat ilmu dan keterampilan yang cukup untuk menyertai perkembangan kehidupan modern yang kian kompleks. KH Achmad Sjaichu kemudian teringat kembali akan keprihatinan dan kekhawatiran yang pernah dirasakan Rasulullah SAW belasan abad yang silam tentang kondisi umatnya yang kehilangan pemimpin dari kalangan ulama. Rasulullah bersabda ;

"Sesungguhnya Allah tidak menghilangkan ilmu dengan mencabutnya secara serentak, akan tetapi Dia menghilangkan ilmu dengan cara mewafatkan ulama. Sehingga ketika sudah tak tersisa seorang pun ulama, manusia mengangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin. Ketika ditanya, mereka memberikan fatwa tanpa ilmu. Mereka tidak hanya sesat tetapi juga menyesatkan". (H.R. Bukhari-Muslim dari Ibnu Abbas)

Namun KH Achmad Sjaichu tidak tenggelam dan hanyut dalam keprihatinan semata-mata. Ia optimis dapat mewujudkan keinginannya mendirikan pesantren sebagai jawaban atas keprihatinan dan kekhawatiran tersebut. Sebab Nasyrul Ilmi (pengembangan ilmu pengetahuan) bukan semata-mata menjadi keinginan manusia, tetapi juga mendapat jaminan dari Allah SWT. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda;

"Barang siapa dikehendaki Allah menjadi orang baik, niscaya Ia (Allah) memberi kedalaman ilmu di bidang agama (Islam). Sesungguhnya saya sekedar membagi ilmu dan Allah yang memberinya. Tidak henti-hentinya umatku menegakkan kebenaran sesuai perintah Allah. Orang-orang yang menentangnya tidak akan mendatangkan madlarat bagi mereka hingga datang ketetapan Allah (kiamat)". (H.R.empat imam dari Mu'awiyah)

Motivasi yang besar untuk mendirikan sekaligus menjadi pengasuh pesantren juga mendapat dorongan dari istrinya (almarhumah) Ny. Hj. Solchah Sjaichu. Sebelum wafatnya tanggal 24 Maret 1986, Ny. Hj. Solchah terus mendorong agar rencana mendirikan pesantren itu segera diwujudkan.

Atas dasar itu, bulatlah tekad untuk mendirikan pesantren. Kebetulan pada saat yang sama, ada sebidang tanah di daerah Depok di jual dengan harga relatif murah. Tanah yang berlokasi di daerah Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat itu, akhirnya dibeli pada tahun 1980. Di atas tanah inilah, pesantren yang menjadi idamannya dan idaman istrinya, didirikan. Karena beberapa kesibukan dan persiapan yang belum cukup, pembangunan pesantren itu tertunda. Baru pada tahun 1987, dengan disaksikan para ulama dan tokoh masyarakat, Menteri Agama H. Munawir Sjadzali meletakan batu pertama, mengawali pembangunan pesantren. Oleh KH Achmad Sjaichu pesantren itu diberi nama Al-Hamidiyah, dinisbatkan dengan nama ayahandanya, H. Abdul Hamid. Pesantren Al-Hamidiyah kemudian dimasukan dalam daftar unit kerja di lingkungan Yayasan Islam Al-Hamidiyah.

Secara fisik, bangunan pesantren Al-Hamidiyah dirancang dan ditangani langsung pengawasannya oleh Ir. H. Mochamad Sutjahjo Sjaichu, putra ketiga KH Achmad Sjaichu. Bersamaan dengan itu dilakukan pula perencanaan berbagai program pendidikan di bawah koordinasi (Almarhum) DR. H. Fahmi D. Saifuddin, MPH, wakil ketua Yayasan Islam Al-Hamidiyah pada saat itu, yang juga menantu KH Achmad Sjaichu.

Sementara pembangunan fisik berjalan, persiapan pembukaan pesantren juga dilakukan. Rapat-rapat Yayasan kemudian menghasilkan keputusan perlunya segera dibentuk suatu badan pengelola. Maka dicarilah tenaga-tenaga yang siap untuk menjalankannya. Seperangkat kepengurusan dipersiapkan, dan tepat tanggal 17 Juli 1988, pondok Pesantren Al-Hamidiyah dibuka. Pada saat itu, pesantren menerima murid pertama 150 siswa untuk Madrasah Aliyah, dan 120 untuk Madrasah Tsanawiyah. Dari jumlah tersebut, 75 santri putra dan 40 santri putri bermukim di asrama, sedang lainnya pulang pergi.

Menteri Agama RI H. Munawir Sadzali kembali menjadi saksi bagi pembukaan kegiatan perdana pesantren Al-Hamidiyah. Dalam pidato sambutan peresmian pembukaan pesantren, menteri antara lain menyatakan rasa syukur dan penghargaan yang tinggi atas dibangunnya pesantren Al-Hamidiyah depok oleh KH Achmad Sjaichu. Pendirian pondok pesantren sejalan dengan usaha Menteri Agama yang saat itu mengadakan proyek percontohan pendidikan madrasah dengan materi pendidikan terdiri dari 70% substansi agama dan 25% substansi umum yang disebut MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus).

Pada acara peresmian yang dihadiri alim ulama, pemerintah, dan tokoh masyarakat itu, Menteri Agama lebih jauh menyatakan, program yang menekankan pengajaran bidang studi agama adalah jawaban atas kelangkaan ulama yang sedang dirasakan umat Islam dewasa ini, khususnya di Indonesia. Dan membangun pondok pesantren bukan sekedar membangun bangunan fisik belaka. Tapi lebih dari itu, adalah membangun manusia, mempersiapkan ulama yang mampu menjawab tantangan zaman.

Saat banyak pesantren berlomba mencetak santri yang pandai wiraswasta atau menguasai teknologi, ada satu dua yang tetap dengan misi utamanya, mencetak ulama. Al-Hamidiyah merupakan salah satunya.
Kehadiran Al-Hamidiyah sebagai pesantren salafiyah di tanah air terbilang baru. Pesantren ini didirikan KH Achmad Sjaichu --salah seorang ketua PBNU tahun 1979-- pada 17 Juli 1988. Dibandingkan pesantren salaf lain seperti pesantren Tebu Ireng Jombang atau Lirboyo Kediri, Jatim, pesantren ini lahir belakangan.
Kendati begitu, pesantren yang didirikan di Jl. Raya Depok Sawangan, Kepupu, Rangkapanjaya, Pancoran Mas, Depok, Bogor itu mengalami perkembangan yang pesat. Beragam tingkat pendidikan digelar mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga Tarbiyah Mu'allimin-Mu'allimat (TMM), setara madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah. Jumlah santrinya mencapai ribuan orang. Semula hanya warga Jabotabek yang mendaftar. Namun belakangan santri dari luar daerah pun bermunculan.
Pendirian Al-Hamidiyah bertujuan mengembangkan dakwah Islam. Hal ini lantaran KH Achmad Sjaichu, merasa sangat prihatin atas kenyataan makin langkanya ulama dan juru dakwah. Ia merasa perlu mendirikan pesantren yang lebih memiliki kualitas dan kuantitas; mencetak santri jadi ulama.
Langkah yang ditempuh dengan melakukan penyempurnaan sistem pendidikan di pesantren. Guna mencapai harapan yang diinginkan almarhum Kiai Sjaichu, Al-Hamidiyah tidak saja berkutat pada ilmu keagamaan semata, tapi juga mengembangkan pendidikan lain seperti TK, TPQ, MTs, MA, pengajian pesantren, majelis taklim, bahasa Arab, komputer, perpustakaan, klinik, dan koperasi. Mereka memiliki lembaga bahasa Arab dan Inggris.
Untuk penunjang pendidikan formal, ada program ekstrakurikuler seperti marching band, pramuka, hajir marawis, qasidah, lembaga Alquran dan dakwah, tata boga, dan olahraga. Dengan muatan seperti itu, Al Hamidiyah memadukan pesantren salaf dan pendidikan modern yang lazim dikenal dengan sistem salafiyah ashriyah.
Sebagai pesantren salaf, kitab klasik atau kitab kuning adalah menu utama. Tak berbeda di tempat ini. Santri harus mengaji beberapa kitab klasik antara lain Ta'limul al-Muta'alim, Arbain an-Nawawi, al-Jawahirul Kalamiyah, Washoya li al Abna, Matan al-Ghooyah wa al Taqrib, al Amtsilah al Tashrifiyah, Nadzam Imriti, al Mutamminah, Tafsir Jalalain, dan Husunul Hamidiyah. Tenaga pengajar terdiri dari para kiai, ustadz, dan sarjana lulusan perguruan tinggi negeri atau swasta dalam dan luar negeri. Ada juga alumni yang ikut nimbrung mengajar.
Visi pesantren Al-Hamidiyah mencetak ulama tak mudah diwujudkan. Itu karena ulama memiliki pengertian sebagai pewaris nabi.
Karenanya, dalam keseharian santri Al-hamidiyah dilatih mempraktikkan cara hidup berdasar ajaran Nabi SAW. Ini ajang praktik sebelum terjun ke tengah masyarakat. Yang terakhir ini butuh pengajar terlatih. Itu sebabnya Al-Hamidiyah juga mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) terhadap pengajar. ''Sebelum mengulamakan santri, guru harus mengulamakan diri sendiri.''
Untuk tujuan tersebut, pesantren menerapkan praktik muhadlarah (ceramah) ke tengah masyarakat. Program yang disebut kegiatan pengabdian masyarakat (KPM) ini dilakukan sepekan sekali. Semula hanya di sekitar Jabotabek, tapi belakangan merambah Jatim dan Bali.
Program KPM ini merupakan andalan yang ditawarkan pesantren Al-Hamidiyah. Kegiatan ini mendapat sambutan positif di masyarakat. Terbukti, banyak yang mendaftarkan anaknya mondok setelah melihat KPM yang dilakukan santri.

Kangen AHA .. Go 15 DC
Sumber : www.alhamidiyah.com